Monday, May 1, 2017

Mulai 1 Mei 2017 Garuda Indonesia Siap Operasikan 63 Penerbangan Internasional Dari Terminal 3

Mulai 1 Mei 2017 Garuda Indonesia Siap Operasikan 63 Penerbangan Internasional

PT Angkasa Pura II (Persero) melakukan persiapan operasional Terminal 3 Internasional Bandara Soekarno-Hatta menjelang penerbangan perdana rute luar negeri Garuda Indonesia yang dimulai 1 Mei 2017.

Presiden Direktur PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin meminta seluruh jajaran, baik itu AP II, maskapai Garuda Indonesia, tenant, ground handling, dan pihak-pihak lainnya untuk siap memulai penerbangan internasional di Terminal 3.

Saat ini, ujarnya kesiapan main building untuk Terminal 3 Internasional sudah mencapai 100% optimistis penerbangan akan berjalan lancar.

“AP II berterima kasih kepada seluruh masyarakat dan pihak yang mendukung. Terima kasih juga kami ucapkan kepada seluruh stakeholder yang fokus selama persiapan sehingga Terminal 3 dapat mulai melayani penerbangan internasional,” ujarnya melalui siaran pers pada Minggu (30/4/2017).

Pada 1 Mei 2017 atau saat penerbangan perdana rute internasional di Terminal 3, Garuda Indonesia akan mengoperasikan sebanyak 63 penerbangan internasional dengan sejumlah tujuan yang diawali dengan penerbangan keberangkatan GA 824 rute Jakarta – Singapura pada pukul 06:10 WIB dan penerbangan kedatangan GA 823 rute Singapura – Jakarta pada pukul 08:15 WIB.

Terminal 3 Internasional pada tahap awal ini akan melayani penerbangan internasional Garuda Indonesia dengan jumlah boarding gate yang tersedia sebanyak 6 gate (gate 5, gate 6, gate 7, gate 8, gate 9, dan gate 10) dan ke depannya jumlah boarding gate ketika Terminal 3 Internasional sudah beroperasi penuh akan menjadi sebanyak 14 gate.


Selain itu, Terminal 3 Internasional memiliki parking stand untuk pesawat wide body sebanyak 14 parking stand dan untuk pesawat narrow body sebanyak 11 parking stand, sehingga kapasitas parkir secara keseluruhan adalah 25 parking stand, termasuk diantaranya 3 parking stand khusus untuk pesawat Boeing A380.

Terminal 3 Internasional juga mengaplikasikan Video Docking Guidance System (VDGS) di area apron untuk memaksimalkan operasional dalam hal memudahkan dan memandu secara otomatis pesawat saat masuk ke area parkir pesawat serta memastikan pencatatan data status pesawat yang akan masuk dan keluar dari apron.

Di area Terminal 3 Internasional juga terdapat gedung parkir untuk parkir reguler yang dapat menampung sekitar 1.200 kendaraan pribadi. Untuk tahap awal ini, para pengguna parkir akan dibebaskan biaya parkir selama sepekan sebagai bentuk familiarisasi terhadap gedung parkir Terminal 3 Internasional.

baca juga:


Adapun untuk parkir inap, tersedia dua area parkir inap yaitu parkir inap timur dan parkir inap barat yang berlokasi di area perkantoran yang berada di tengah kawasan bandara di mana penumpang pesawat yang ingin menginapkan kendaraannya dapat melakukan reservasi terlebih dahulu melalui aplikasi smartphone  “Parkir Inap CGK” yang dapat diunduh melalui Google Play.

--------------------------
international freight forwarding in indonesia - quantum indonesia

Sunday, April 30, 2017

Asperindo Memprediksi Bisnis Jasa Kurir Bisa Tumbuh Hingga 25 Persen Pada 2017

Asperindo Memprediksi Bisnis Jasa Kurir Bisa Tumbuh Hingga 25% Pada 2017

Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspress Pos dan Logistik Indonesia memprediksi bisnis pengiriman kilat dan logistik pada 2017 bisa tumbuh hingga 25%. Ketua Umum DPP Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) Mohamad Feriadi mengatakan prediksi tersebut didasarkan oleh pesatnya per tumbuhan perdagangan elektronik atau e-commerce.

“Dari beberapa pelaku e-commerce, mereka mengatakan bisnis mereka baru 2% dari total bisnis retail yang ada di Indo nesia. Artinya potensi dan per tumbuhannya kan sangat luar biasa,” ujarnya dalam konferensi pers Perayaan HUT ke-31 Asperindo di Jakarta, Rabu (12/4/2017).

Dia menjelaskan peran industri pengiriman barang dalam bisnis e-commerce sangat penting karena didorong oleh percepatan digitalisasi Internet.

Nilai transaksi e-commerce di Indonesia diprediksi akan mencapai US$130 miliar. Bila 13% dari total nilai tersebut digunakan untuk belanja kebutuhan pengiriman barang, Feriadi meyakini market size-nya sekitar US$6,5 miliar atau sekitar Rp219,7 triliun.

Berdasarkan riset yang dilakukan iDEA dan Taylor Nelson Sofres, nilai tersebut meningkat 5,7 kali lipat dari perdagangan 2016 lalu yang sebesar US$22,6 miliar.

Selain itu, pelanggan jasa pengiriman pun semakin meluas. Generasi milenial yang ke hidupannya sangat dekat dengan dunia digital merupakan pengguna e-commerce yang sangat aktif.

Syarifuddin, Direktur Eksekutif Asperindo, menambahkan ada dua faktor lain yang membuat industri pengiriman barang terus tumbuh.


Pertama, bisnis pengi riman barang akan selalu ada selama perdagangan ada. Alasannya, belum ada teknologi yang mampu memindahkan barang fi sik dari satu tempat ke tempat lain tanpa perantara.

Kedua, volume pengiriman barang di Indonesia selalu meningkat sebesar 14,7% setiap tahun. Bahkan pada tahun lalu nilainya mencapai Rp2.105 triliun.

“Itu hampir sama dengan APBN Indonesia,” katanya. Meskipun demikian, bisnis pengiriman Indonesia juga tidak lepas dari berbagai kendala, baik dari sisi regulasi mau pun infrastruktur. Feriadi mengatakan, berbagai kendala tersebut cukup membebani para pela ku bisnis.

Salah satunya adalah biaya pemeriksaan kargo dan pos melalui agen inspeksi atau regulated agent (RA). RA dinilai memperlambat proses penurunan biaya logistik. Dia menegaskan pihaknya tidak ingin melawan kebijakan pemerintah.

Namun, Asperindo ingin agar penerapan RA di evaluasi kembali dan tidak menghambat efisiensi biaya logistik. Dalam Peraturan Menteri Perhubungan No. 32/2015 tentang Pengamanan Kargo dan Pos serta Rantai Pasok ini memang tidak menetapkan tarif batas atas, melainkan hanya tarif batas bawah.

baca juga:


Selain itu, Asperindo memprotes kenaikan biaya RA setiap tahun sejak diluncurkan pertama kali pada 2010. Misalnya, awalnya hanya Rp350 per kilogram, mengalami kenaikan lagi Rp550 per kilogram tarif batas atas. Tantangan lain adalah Surat muatan udara (SMU) yang menjadi komponen biaya ter besar dalam penentuan tarif pengiriman ekspres.

Feriadi mengatakan, persentasenya mencapai 30% dari total biaya pengiriman. Tingginya biaya SMU membuat pengusaha jasa pengiriman barang kesulitan menekan harga khususnya pengiriman barang antarpulau. Apalagi, sebagian besar barang yang dikirim ke luar daerah menggunakan pesawat terbang.

-------------------------------

perusahaan jasa pengiriman barang laut dan udara di indonesia - quantum indonesia

Saturday, April 29, 2017

AirAsia Bhd Mengakuisisi 50 Persen Saham Perusahaan Startup Travel Online Touristly Travel Sdn Bhd

AirAsia Bhd Mengakuisisi 50 Persen Saham Perusahaan Startup Travel Online Touristly Travel Sdn Bhd

Maskapai penerbangan asal Malaysia, AirAsia Bhd, mengakuisisi 50 persen saham perusahaan startup yang bergerak di bidang perencanaan perjalanan online, Touristly Travel Sdn Bhd, melalui kesepakatan suntikan aset dan pinjaman senilai RM 11,5 juta.

Pada transaksi ini AirAsia juga menyuntikkan asetnya, yakni program digital dari majalah inflight AirAsia, Travel 3Sixty,senilai RM 6,5 juta kepada Touristly melalui AirAsia Investments Ltd dan memberikan fasilitas pinjaman convertible loan kepada Touristly senilai RM 5 juta Ringgit atau untuk modal kerja dan pengembangan.

Platform digital tersebut meliputi merek online untuk Travel 3Sixty, titik kontak di situs airasia.com, serta aset iklan online, yang memungkinkan perusahaan untuk menjangkau 60 juta pelanggan AirAsia setiap tahunnya.

Touristly, yang akan beroperasi dengan merek "Travel 3Sixty" melalui kesepakatan ini, juga akan mendapatkan akses ke aset iklan offline, termasuk versi fisik majalah inflight, bagian atas kabin dan nampan makanan di pesawat AirAsia.

CEO AirAsia Group Tony Fernandes akan menjabat sebagai ketua dewan Touristly setelah proses akuisisi selesai.

Kesepakatan tersebut akan memperkuat portofolio tambahan AirAsia dengan menawarkan para tamunya di tempat-tempat seperti restoran, taman hiburan, tempat wisata, spa dan wisata di lebih dari 70 tujuan yang dioperasikan maskapai bertarif rendah tersebut.


"Kami melihat potensi yang sangat besar pada Touristly, yang akan menyempurnakan penawaran perjalanan yang ada di AirAsia. Pelanggan kami akan dapat memilih dari ribuan kegiatan wisata saat membeli tiket penerbangan, dan hal ini dapat membawa kami selangkah lebih dekat untuk menjadi maskapai digital yang sesungguhnya." kata Tony Fernandes dalam siaran pers, seperti dikutip dari laman The Sun Daily di Jakarta, Selasa (25/4/2017).

Pada  Mei 2016, Touristly berhasil menghimpun dana dari putaran pendanaan pra-seri A yang dipimpin oleh Fernandes, Datuk Kamarudin Meranun dan Lim Kian Onn.

baca juga:

Touristly Travel Sdn Bhd juga merupakan salah satu dari dua startups yang terpilih di Pitch@Palace Malaysia pada Juni 2016 untuk mewakili negara di Pitch@Palace Global, yang diadakan di Istana St James di London, Inggris, pada Desember tahun lalu.

----------------------------
perusahaan jasa custom clearance udara di  jakarta indonesia - quantum indonesia

Friday, April 28, 2017

Felda: Seharusnya Indonesia Dan Malaysia Yang Menentukan Harga Minyak Sawit (CPO) Dunia

Felda: Seharusnya Indonesia Dan Malaysia Yang Menentukan Harga Minyak Sawit (CPO) Dunia

Lembaga Kemajuan Tanah Persekutuan Malaysia (The Federal Land Development Authority/Felda) mengharapkan Indonesia dan Malaysia bisa menentukan harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dunia.

Chairman Felda Tan Sri Shahrir Samad mengemukakan hal itu saat diwawancarai di Kuala Lumpur, Sabtu.

Felda merupakan pengelola perkebunan terbesar dengan 811.140 hektare tumbuhan kelapa sawit di Semenanjung Malaysia, Sabah, dan Sarawak. Perusahaan ini juga mengelola perkebunan sawit di Indonesia bekerja sama dengan Rajawali Corp.

"Buat sekarang pembelian saham Rajawali Corp merupakan investasi strategis. Artinya kami memiliki saham tersebut merupakan pegangan yang strategis. Tetapi tidak boleh cerita apa strategisnya yang bakal dilaksanakan," ucapnya.

Shahrir mengatakan perusahaannya hingga saat ini belum ada rencana untuk menambah saham.

"Pada masa mendatang akan lebih ditingkatkan kolaborasi kerja sama Indonesia dan Malaysia dari segi penentuan harga dan pemasaran sawit di pasar dunia. Akhirnya yang penting adalah soal harga sawit," tuturnya.

Dia mengatakan kalau harga sawit stabil berpengaruh langsung terhadap industri sawit, petani-petani kecil dan perintis Felda juga.


"Yang terpenting adalah bagaimana Indonesia dan Malaysia bisa menentukan harga sawit yang tinggi di pasar internasional," imbuhnya.

Dia mengatakan tidak mudah mendapatkan kebun di Indonesia dan lebih mudah bekerja sama dengan perusahaan di Indonesia dengan menyertakan saham.

"Ini lebih bermanfaat tidak hanya bagi Felda tetapi juga kedua negara. Ini permulaan kolaborasi. 80 persen produksi sawit dunia dari Indonesia dan Malaysia," ucapnya.

Tan Sri Shahrir Samad sehari sebelumnya bertemu dengan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Eko Putro Sandjojo yang juga Pejabat Penghubung Investasi Indonesia - Malaysia.

Dalam acara "Indonesia-Malaysia Business Matching" Eko Putro mengatakan bahwa pada prinsipnya Indonesia sedang moratorium kelapa sawit sehingga kalau pembukaan lahan baru tidak mungkin.

"Yang dilakukan Felda adalah membeli saham dari lahan kelapa sawit yang sudah ada," tuturnya.

baca juga:
Humas Gabungan Perusahaan Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Tofan Mahdi mengatakan acuan penentuan harga kelapa sawit adalah di Rotterdam dan Kuala Lumpur Commodity Exchange.

"Tapi Indonesia sekarang lagi membuat acuan harga CPO dunia. Masih digodok konsepnya. Ada juga Kantor Pemasaran Bersama (KPB) punya PTP, tetapi belum menjadi acuan harga dunia," katanya (antaranewsdotcom).

-----------------------------------
international freight forwarding in indonesia - quantum indonesia

Thursday, April 27, 2017

Untuk Menggaet Kapal Raksasa Lainnya Pelindo II Siapkan Dana Rp 2,5 Triliun

Untuk Menggaet Kapal Raksasa Lainnya Pelindo II Siapkan Dana Rp 2,5 Triliun

Masuknya kapal raksasa milik Compagnie Maritime d'Affretement - Compagnie Generali Maritime (CMA-CGM) di Pelabuhan Tanjung Priok membuat PT Pelindo II semakin bergairah untuk menggaet kapal raksasa lainnya untuk melayani pengiriman peti kemas.

Untuk itu BUMN pelabuhan tersebut harus melakukan pengerukan kedalaman dermaga JICT agar bisa disandari oleh kapal-kapal raksasa.

Direktur Pengelolaan Anak Perusahaan Pelindo II Riry Syeried Jetta menjelaskan, sebelum kapal milik CMA-CGM yang memiliki kapasitas rata-rata di atas 8.000 TEUs datang pihaknya telah melakukan pengerukan.

Sebelumnya kedalaman dermaga JICT sekitar minus 12-13 meter, sementara saat ini kedalamannya sudah mencapai minus 13-14 meter.

"Saat ini masih melakukan pengerukan. Kami targetkan kedalaman mencapai minus 16 meter pada Agustus nanti," tuturnya di Tanjung Priok, Jakarta.


Riry mengungkapkan untuk melakukan pengerukan tersebut Pelindo II menyiapkan capital dredging sebesar Rp 2,5 triliun. Selain digunakan untuk pengerukan, dana tersebut juga digunakan untuk memperlebar pelabuhan dan terusan sungai.

Kedalaman yang ada saat ini memang bisa disandari oleh kapal CMA-CGM yang rata-rata memiliki kapasitas hingga 8500 TEUs. Namun hal itu karena tingkat keterisiannya saat ini masih mencapai rata-rata 2300 TEUs.

baca juga:

Jika kapal tersebut terisi penuh maka dibutuhkan kedalaman dermaga JICT mencapai minus 15,5 meter. Apalagi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bakal ada kapal raksasa lainnya yang akan masuk berkapasitas diatas 10.000 TEUs

----------------------

perusahaan jasa custom clearance di jakarta indonesia - quantum indonesia

Wednesday, April 26, 2017

Tepung Kelapa Sangat Diminati Sulut Ekspor Tepung Kelapa Ke Hongkong

Tepung Kelapa Sangat Diminati Sulut Ekspor Tepung Kelapa Ke Hongkong

Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengekspor tepung kelapa ke Hongkong untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan produk tersebut.

"Ternyata tepung kelapa asal Sulut sangat diminati Hongkong tercermin dari permintaan yang semakin tinggi dari waktu ke waktu," kata Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulut Darwin Muksin di Manado, Sabtu.

Dia mengatakan hampir setiap bulan terjadi pengiriman tepung kelapa ke Hongkong dalam jumlah yang tidak sedikit.

Di awal April 2017, katanya, telah diekspor tepung kelapa ke Hongkong sebanyak 12,7 ton dan mampu menghasilkan devisa bagi negara sebesar 23.031 dolar Amerika Serikat (AS).

Ia menjelaskan Hongkong akan menjadi pasar potensial ekspor tepung kelapa asal Sulut karena melihat tren pertumbuhan kinerja ekspor ke negara tersebut cukup tinggi.


Dia menjelaskan pasar Hongkong sangat besar, otomatis jika produk yang dihasilkan berkualitas pasti permintaan semakin meningkat.

Sehingga, pihaknya mengimbau kepada pengekspor Sulut khususnya produk turunan kelapa tersebut, agar meningkatkan kualitas dan kuantitas barang.

baca juga:


"Jika kualitas tepung kelapa Sulut baik maka nilai tambah akan semakin meningkat," jelasnya.

Pemerintah siap fasilitasi dan mencarikan pasar baru bagi semua produk ekspor Sulut.

------------------------------
perusahaan jasa custom clearance di manado sulawesi utara - quantum indonesia

Perusahaan Transportasi Dari Singapura Siap Berinvestasi Light Rail Transit (LRT) Di Sumut

Perusahaan Transportasi Dari Singapura Siap Berinvestasi Light Rail Transit (LRT) Di Sumut

Perusahaan transportasi SMRT yang mengoperasikan mayoritas angkutan masal di Singapura menunjukkan minat berinvestasi pembangunan angkutan masal berbasis Light Rail Transit (LRT) di kawasan Medan Binjai dan Deliserdang. Gubernur Sumatera Utara, HT Erry Nuradi menyambut baik ketertarikan SMRT untuk berinvestasi di Sumut.

“Singapura sudah tidak diragukan lagi dalam pengelolaan transportasi masal yang modern dan terintegrasi. Ketertarikan SMRT adalah hal yang menggembirakan bagi kami,” katanya Selasa (25/4/2017).

Dikatakannya, pengembangan kawasan perkotaan Medan, Binjai Deli Serdang dan Karo (Mebidangro) dan untuk mengatasi kemacetan lalulintas di kawasan perkotaan, diperlukan dukungan sarana trasnsportasi yang memadai.

“LRT dan MRT dapat menjadi moda transportasi masal andalan dalam mengatasi berbagai persoalan kemacetan dan pengembangan kawasan perkotaan,” ujarnya.

Masih kata Gubsu, saat ini sudah ada beberapa perusahaan yang tertarik berinvestasi di bidang tranportasi masal di Sumut. Untuk wilayah Mebidang,  ada PT Medan Metropolitan Monorel yang tertarik dan telah menyusun dan menyampaikan Pra Studi Kelayakan pembangunan monerel di Mebidang.

baca juga:


"Sementara itu Kota Medan  juga telah menyusun Studi Kelayakan pembangunan LRT Kota Medan yang diusulkan sebagai proyek strategis nasional. nantinya akan ada integrasi pembangunan antara LRT Kota Medan dengan LRT/monorel Mebidang melalui pembangunan stasiun terintegrasi,"pungkasnya.

------------------------
international freight forwarding company in indonesia -  quantum indonesia