Tuesday, May 23, 2017

Indonesia Masih Impor 70 Per Sen Bahan Baku Tekstil, Mayoritas Dari China

Indonesia Masih Impor 70% Bahan Baku Tekstil, Mayoritas dari China

Pengusaha sudah lama mengeluhkan masuknya tekstil dan produk tekstil (TPT) impor. Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Ade Sudrajat, mengatakan saat ini lebih dari 70% bahan baku tekstil yang digunakan untuk industri domestik berasal dari impor, terbesar dari China.

"Saya enggak tahu persentasennya mana yang jelas itu legal atau enggak legal. Tapi yang pasti (bahan baku) tekstil dalam negeri kita dikuasai produk asing di atas 70%," kata Ade saat Diskusi 'Industri Tekstil Primadona yang Terabaikan' di Hotel Ibis, Sawah Besar, Jakarta, Rabu (3/5/2017).

Pengusaha mengapresiasi pemerintah yang mulai gencar memerangi impor tekstil ilegal. Menurutnya, banyak dari tekstil selundupan tersebut merupakan kain dari kelebihan produksi di negara asal, sehingga harganya jauh lebih murah ketimbang kain untuk bahan baku di dalam negeri.

"Saya pikir pemerintah dalam hal ini kepabeanan sudah melakukan jobnya. Bagaimana jaga pasar dalam negeri agar tetap kondusif untuk produsen dalam negeri," ujar Ade.


"Kewaspadaan kawan-kawan di Bea Cukai harus diapresiasi dan ditingkatkan. Supaya jangan ada yang lolos-lolos lagi, jadi supaya pasar dalam negeri untuk produsen dalam negeri saja," tambahnya.

Dari data Kementerian Perindustrian, impor bahan baku tekstil pada tahun 2015 tercatat sebesar US$ 6,7 miliar, meningkat dari tahun 2015 sebesar US$ 6,51 miliar. Sementara impor periode Januari-Februari 2017 yakni sebesar US$ 1,38 miliar, lebih rendah dari impor di periode yang sama tahun lalu yakni US$ 1,07 miliar.

baca juga:


Impor bahan baku tekstil tersebut antara lain sutra, serat tekstil, serat stapel, benang filamen, benang tenunan, benang rajutan, sulaman atau bordir, dan kain lainnya.

Sementara untuk impor produk pakaian jadi tahun 2016 tercatat sebesar US$ 436,33 juta, atau naik 4,39% dibandingkan tahun 2015 yakni US$ 421,61 juta. Untuk impor pakaian jadi di periode Januari-Februari 2017 sebesar US$ 77,53 juta atau naik 2,39% dibandingkan periode yang sama tahun 2016 sebesar US$ 75,72 juta.

-------------------------

perusahaan jasa undername bahan baku tekstil di indonesia - quantum indonesia

Monday, May 22, 2017

Pusat Logistik Berikat Di Bandara Soekarno Hatta Akan Dibangun Juni 2017

Pusat Logistik Berikat Di Bandara Soekarno Hatta Akan Dibangun Juni 2017

PT Angkasa Pura Cargo menargetkan groundbreaking Pusat Logistik Berikat (PLB) di Bandara Soekarno Hatta pada awal Juni 2017. PLB tersebut ditujukan sebagai pusat logistik sparepart atau komponen pesawat.

PLB ini akan dibangun di atas lahan seluas 1 hektare (ha) yang merupakan bagian dari lahan 5 ha yang akan dikembangkan Angkasa Pura Cargo sebagai kawasan logistik. Sementara 5.000 m2 bagian dari lahan tersebut akan dibangun menjadi kawasan distribution Center dan selebihnya dibangun menjadi pergudangan terintegrasi (integrated warehouse) untuk komunitas e-commerce.

Denny Fikiri, Direktur Utama AP Cargo mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan desain dari PLB tersebut dan sedang mengurus perizinan ke Bea Cukai. "Peletakan batu pertama akan dilakukan bulan depan di awal Juni dan kami targetkan beroperasi pada kuartal II 2018," kata Denny pada KONTAN, Kamis (18/5).

Menurut Denny, dari 5 ha lahan tadi, hanya 3 ha yang akan dibangun menjadi kawasan pergudangan baik untuk PLB, integrated warehouse maupun distribution center. Sisanya akan menjadi kawasan terbuka.

Denny tidak merinci nilai investasi untuk membangun PLB tersebut. Namun, total investasi pengembangan kawasan 5 ha tadi diperkirakan mencapai Rp 200 miliar. Pengembangan tahap pertama, Angkasa Pura Cargo akan menggelontorkan investasi sekitar Rp 30 miliar pada tahun ini.


Denny berharap dengan rampungnya pembangunan PLB tersebut maka komponen-komponen pesawat yang selama ini disimpan di Singapura bisa masuk ke Soekarno-Hatta.

Sembari menunggu gudang PLB itu selesai dibangun, Angkasa Pura Cargo akan menggunakan gudang sementara dulu di Bandara Sukarno Hatta seluas 2.000 meter persegi. Gudang temporary inilah akan dijadikan untuk pengurusan perizinan ke Bea Cukai saat ini. "Nanti kalau PLB sudah ready gudangnya tinggal submit dokumen saja ke Bea Cukai," papar Denny.

baca juga:


Di samping mempersiapkan pembangunan PLB, Angkasa Pura Cargo juga tengah mempersiapkan diri untuk membangun Cargo Village di Bandara Soekarno-Hatta. Saat ini, perusahaan tengah melakukan koordinasi dengan semua stakeholder bandara untuk pembangunan proyek tersebut.

Denny mengaku, saat ini, desain cargo village tersebut sudah rampung dan baru membuka proses tender untuk operator kawasan kargo tersebut. Tahun ini, Angkasa Pura Cargo masih akan fokus untuk mencari operator, sedangkan pembangunan infrastruktur baru akan dimulai tahun 2018 dan ditargetkam selesai tahun 2019 atau 2020.

---------------------

international air freight forwarding in jakarta indonesia - quantum indonesia

Sunday, May 21, 2017

Lebaran 2017, Jumlah pemudik Yang Menggunakan Moda Transportasi Laut Akan Naik Sekitar 3 Per Sen

umlah pemudik yang menggunakan moda transportasi laut akan mengalami kenaikan sekitar 3%

Kementerian Perhubungan pada masa angkutan laut Lebaran 2017 memprediksi jumlah pemudik yang menggunakan moda transportasi laut akan mengalami kenaikan sekitar 3% menjadi 1.724.748 penumpang dibandingkan realisasi tahun lalu sebesar 1.674.513.

Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub A. Tonny Budiono mengatakan bahwa pelaksanaan angkutan laut untuk lebaran tahun ini akan dimulai H-15 hingga H+15 libur Idul Fitri, dengan pemantauan di 52 pelabuhan.

"Jumlah pemudik tahun ini diperkirakan mengalami peningkatan 3% dibandingkan tahun lalu," ujarnya, disela Uji Petik Kelaiklautan Kapal di Pelabuhan Merak, Banten, Senin (15/5/2017).

Menurutnya peningkatan jumlah penumpang tersebut lebih karena proyeksi meningkatnya jumlah penduduk di Tanah Air, serta seiring semakin meningkatnya kualitas pelayanan di sejumlah terminal penumpang di beberapa pelabuhan, sehingga kenyamanan semakin didapatkan penumpang.

"Dari 52 pelabuhan yang dipantau, ada 20 pelabuhan dengan junlah penumpang tertinggi setiap tahunnya," tutur Tonny.

Sebanyak 20 pelabuhan itu diantaranya Batam, Tanjung Balai Karimun, Tanjung Pinang, Ternate, Tanjung Perak (Surabaya), Sungai Pakning, Tanjung Batu Kundur, Tanjung Uban, Tarakan, dan Makassar, Baubau, Dumai, Selat Panjang, Sorong, Parepare, Balipapan, Ambon, Tanjung Emas (Semarang), Nunukan, dan Pelabuhan Kendari.

Sementara, guna mengangkut jutaan penumpang tersebut, Pemerintah telah menyiapkan 1.278 unit kapal penumpang milik PT. Pelni dan swasta, mengalami penambahan 5 unit kapal dari tahun lalu sebanyak 1.273 kapal.

"Kami siapkan 1.278 kapal tahun ini dan untuk memastikan kelaiklautan kapal untuk angkutan laut lebaran itu, Ditjen Hubla menyelenggarakan uji petik kelaiklautan kapal penumpang," terangnya.
Uji Petik


Sementara itu, sebagai upaya meningkatkan keselamatan pengoperasian sarana moda transportasi pada angkutan Lebaran 2017, Tim Uji Petik Kantor Pusat yang dipimpin Dirjen Tonny dan Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Capt. Rudiana melakukan pemeriksaan kapal penumpang di Pelabuhan Merak Banten, Senin (15/5/2017).

Pada kesempatan itu, sebanyak dua kapal, dilakukan inspeksi, yakni kapal HM Baruna I dan KMP Sebuku milik PT. ASDP Fery Indonesia. Pengecekan dilaksanakan secara sederhana dengan mengecek alat-alat keselamatan di dalam kapal.

Tim Uji Petik mencatat ada beberapa kekurangan yang mesti segera dibenahi oleh operator seperti kesiapsiagaan awak kapal dalam keadaan darurat.

“Alat-alatnya berfungsi semua dengan baik. Cuma kalo di cek lagi perlu adanya latihan lebih lanjut” kata Tonny.

Menurutnya semestinya latihan emergency  dilakukan operator satu bulan sekali guna meningkatkan kesiapsiagaan petugas. "Apalagi kapal penumpang itu sering berlaya, jadi harus melakukan latihan secara rutin," tegasnya.

Namun demikian secara umum Dirjen Hubla menyatakan bahwa semua kapal yang beroperasi di Pelabuhan Merak Banten terbilang cukup baik dan siap menghadapi angkutan laut lebaran 2017.

Dari data yang ada pada Kantor KSOP Banten, saat ini terdapat 61 kapal yang terdaftar untuk melayani angkutan lebaran 2017. Dari sejumlah kapal tersebut sebanyak 47 unit kapal siap beroperasi, 11 unit kapal sedang docking dan 3 unit kapal sedang dalam perbaikan.

Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Capt. Rudiana sebelumnya pada 10 - 12 Mei 2017 juga telah melakukan uji petik bagi kapal penumpang di Pelabuhan Lembar, Nusa Tenggara Barat.

baca juga:


Pada uji petik kapal di Pelabuhan Lembar tersebut, sebanyak 20 unit kapal dari 33 unit kapal penumpang yang beroperasi di Pelabuhan Lembar telah diperiksa, sedangkan 8 unit kapal sedang docking, 2 unit kapal perawatan dan 3 unit kapal sedang dalam perjalanan.

"Dari hasil pemeriksaan kapal di Pelabuhan Lembar secara umum semua kapal yang beroperasi di Lembar juga sudah laik laut dan siap melayani angkutan laut lebaran tahun ini," ujarnya.

---------------------------
international freight forwarding in indonesia - quantum indonesia

Saturday, May 20, 2017

AP I Telah Menyiapkan Dana Rp 1 Triliun Untuk Pengembangan Lima Bandara Baru Pada 2017

AP I Telah Menyiapkan Dana Rp 1 Triliun Untuk Pengembangan Lima Bandara Baru Pada 2017

Operator 13 bandara di Indonesia timur, PT Angkasa Pura I, akan menyiapkan dana Rp1 triliun untuk pengembangan lima bandara baru pada 2017.

Kelima bandara itu yakni Sentani Jayapura, Mutiara SIS Al-Jufrie Palu, Juwata Tarakan, Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur, dan Bandara Luwuk Banggai Sulawesi Tengah.

Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) I Danang Baskoro mengatakan AP I sudah mengirimkan surat kesiapan kepada Kementerian Perhubungan, selaku regulator pada pekan lalu terkait pengambilalihan bandara.

“Investasinya tidak terbatas, akan disesuaikan dengan kebutuhan. Yang pasti, dikelola oleh AP I itu agar bandara menjadi lebih baik. Artinya kalau kapasitas kurang, kita tambah, kalau runway kurang panjang, kita perpanjang,” katanya di Jakarta, Senin (15/5/2017).

Danang menambahkan saat ini perseroan masih mengurus proses pengambilalihan kelima bandara itu. Menurutnya, AP I akan mengikuti proses lelang, khususnya pada bandara yang telah berstatus sebagai badan layanan umum (BLU).

Namun, dia optimistis kelima bandara tersebut bisa dikelola AP I pada tahun ini. Apalagi, pemerintah tengah mempercepat peningkatan konektivitas, melalui pengembangan bandara, khususnya di pelosok daerah.

“Budget negara kan terbatas. Sentani misalnya, kalau bandara masih dikelola pemerintah, pengembangannya bisa tidak signifikan. Nah, kalau dikelola oleh badan usaha, bisa cepat dikembangkan, dan sesuai dengan kebutuhan,” tuturnya.

Danang menambahkan AP I juga membentuk tim khusus untuk mengambil alih pengelolaan kelima bandara tersebut. Dia berharap keberadaan tim khusus tersebut dapat mempercepat proses pengambilalihan bandara.

Seperti diketahui, Kementerian Perhubungan berencana melimpahkan kewajiban pengelolaan 12 bandara kepada PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II sebagai upaya untuk meningkatkan efisiensi anggaran pemerintah.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sebelumnya mengatakan bahwa pemerintah akan terus meningkatkan infrastruktur transportasi udara hingga ke wilayah terluar Indonesia guna meningkatkan konektivitas.


“Kami sudah banyak melakukan penghematan. Kali ini, kami akan privatisasi kegiatan usaha kami, terutama laut dan udara agar mendapatkan efisiensi, baik dari biaya operasi, SDM dan lain sebagainya,” ujarnya.

Pria yang juga pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Angkasa Pura II itu menjelaskan sudah banyak daerah di luar Jawa yang cukup maju, terlihat dari menggeliatnya investasi dan perekonomian daerah.

Dia menuturkan pemerintah mendorong pihak swasta untuk berkontribusi dalam kegiatan pengusahaan, terutama di sektor perhubungan. Alhasil, Kemenhub akan lebih fokus berperan sebagai regulator dan fasilitator.

“Sepanjang regulasi itu tidak berbenturan dengan safety. Kami ingin menciptakan iklim usaha yang kondusif, dan soft landing bagi para pelaku usaha. Hal ini juga sesuai dengan amanat presiden,” katanya.

baca juga:


Untuk diketahui, Angkasa Pura I akan menyiapkan anggaran Rp 54 triliun hingga 2018-2019 guna mempercepat proyek pembangunan dan pengembangan sembilan bandara di Indonesia tengah dan timur.

Kesembilan bandara itu yakni Ahmad Yani Semarang, Syamsudin Noor Banjarmasin, Ngurah Rai Denpasar, Sultan Hasanuddin Makassar, Juanda Surabaya, Kulon Progo Yogyakarta, Adi Sumarmo Solo, Sam Ratulangi Manado, dan Lombok.

Pendanaan kesembilan bandara itu akan didukung dari internal perseroan, pinjaman bank, obligasi, dan lainnya.

----------------------------

international freight forwarding in surabaya indonesia - quantum indonesia

Friday, May 19, 2017

ALFI Harapkan Investasi Logistik Meningkat

ALFI Harapkan Investasi Logistik Meningkat

Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) mengharapkan pemerintah bisa mengoptimalisasi investasi yang masuk guna mendorong sistem logistik di Indonesia.

Yukki Nugrahawan Hanafi, Ketua Umum DPP ALFI, mengatakan sektor logistik berkomitmen untuk melakukan investasi di dalam negeri. Oleh sebab itu, dia mengimbau pelaku usaha logistik membuka komunikasi dengan pelaku usaha internasional.

“Selain berkomunikasi dengan cara meyakinkan pemain global yang ada di Indonesia untuk mengembangkan, kita juga perlu mengundang investor baru untuk masuk melalui perusahaan logistik maupun melalui lembaga keuangan dan berinvestasi di perusahaan nasional,” jelas Yukki kepada Bisnis pada Jumat (12/5/2017).

Menurutnya, dengan angka pertumbuhan ekonomi kuartal I yang mencapai 5,01% DPP ALFI berkomitmen mendukung pemerintah dengan kebijakan yang sudah berjalan dengan tepat.

Selain itu, dia menegaskan di era persaingan dan kompetisi dengan mengurangi biaya logistik, akan berdampak kepada pertumbuhan ekonomi dengan penurunan 5% biaya logistik. hal itu akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi sebesar kurang lebih 0,6 sampai 0,8.


Menurutnya, kenaikan ini tidak terlepas juga dari peningkatan yang terjadi pada negara Asean +3 yang terdiri dari China, Jepang, dan Korea Selatan sekalipun berada ditengah ketidakpastian ekonomi global dan sebagai penggerak utamanya adalah Cina dan Jepang.

"Termasuk tiga negara di atas untuk dapat melakukan investasi di Indonesia karena pertumbuhan ekonomi di negara Asean pun cukup baik bahkan ada yang diatas Indonesia," ucap Yukki.

baca juga:


Beberapa negara Asean yang pertumbuhan ekonomi tahun membaik antara lain Myanmar, Filipina dan Vietnam yang mencapai 6%. Hal ini menandakan bahwa Indonesia memasuki persaingan ekonomi yang sangat ketat.

Oleh karena itu, Indonesia harus fokus dengan cara mendorong deregulasi, misalnya menghilangkan tarif-tarif yang tinggi dan regulasi lain yang membebani pelaku usaha.

-------------------

perusahaan logistik di jakarta indonesia - quantum indonesia

Thursday, May 18, 2017

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi: Indonesia Mampu Menjadi Negara Yang Mandiri Di Bidang Maritim

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi: Indonesia Mampu Menjadi Negara Yang Mandiri Di Bidang Maritim

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan  dengan sejumlah pencapaian Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dalam waktu belum lama ini, menunjukkan langkah awal  Indonesia mampu menjadi negara mandiri dalam bidang kemaritiman.

Sejumlah pencapaian yang mendapatkan apresiasi Menhub tersebut antara lain seperti program Tol Laut dan Rumah Kita, Pemanduan di Selat Malaka, Direct Call Kapal CGM CMA rute Tanjung Priok – Los Angeles, Statutory Class oleh PT. Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) dan juga Pembukaan Rute Pelayaran Davao Filipina ke Bitung.

“Hal tersebut menunjukkan  Indonesia mampu menjadi negara yang mandiri di bidang maritim, sehingga ke depan pemerintah optimis akan mampu mengembalikan kejayaan Indonesia sebagai bangsa maritim yang besar dan sejalan dengan Program Nawacita Nasional yakni mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia,” ujar Menteri Budi Karya Sumadi, disela Raker Ditjen Perhubungan Laut 2017, Rabu (3/5/2017).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan  komitmen Pemerintahan Presiden RI Joko Widodo dalam mewujudkan visi mengembalikan kejayaan maritim Indonesia harus dicapai dengan melakukan pembangunan sektor maritim.

Termasuk, kata dia, dengan melakukan kerjasama dengan seluruh stakeholder maritim yang menghasilkan kemandirian dan tidak bergantung pada pihak lain sehingga pada akhirnya menjadi langkah maju untuk mendominasi di dunia maritim.

Namun demikian, dengan terbatasnya APBN yang dimiliki pemerintah dibutuhkan peran serta swasta dan BUMN dalam pelaksanaan pembangunan sektor transportasi laut tersebut.

"Dengan memberikan peran yang lebih besar kepada swasta dan BUMN, sehingga kita dapat melakukan penguatan atas fungsi Kementerian Perhubungan sebagai regulator,” papar Menhub di sela penyelengaraan Rapat Kerja Direktorat Perhubungan Laut 2017 yang berlangsung 3 – 5 Mei 2017 di Jakarta.


Untuk itulah, kata Menhub, dibutuhkan dukungan dari seluruh instansi dan stakeholder terkait, baik swasta maupun BUMN untuk berpartisipasi aktif memberikan terobosan terobosan, sehingga berhasil merebut kembali kejayaan maritim melalui pencapaian-pencapaian tersebut.

Rakor yang dihadiri sebanyak 336 Pejabat yang terdiri dari Pejabat Eselon I sampai dengan Eselon III di Kantor Pusat Ditjen Hubla dan seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan Ditjen Hubla itu mengambil tema “Peningkatan Keselamatan Dan Keamanan Pelayaran Serta Pelayanan Sub Sektor Transportasi Laut dan Percepatan Pembangunan Transportasi Melalui Kerja Sama dan Peran Serta Swasta Dan BUMN.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perhubungan Laut A. Tonny Budiono menjelaskan raker tersebut merupakan momentum yang sangat strategis untuk bersama-sama bersinergi mencari solusi bagi pembangunan sub sektor transportasi laut.

Kegiatan Raker akan disii dengan kegiatan pengarahan umum, pembekalan-pembekalan dari narasumber yang terdiri dari Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan, Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan, Kementerian Perdagangan, Kementerian BUMN, Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) serta Akademisi Institut Teknologi Surabaya (Raja Oloan Saut Gurning, ST, MSc, Phd).

baca juga:


Pengarahan juga disampaikan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Sesditjen Hubla, dan Para Direktur.

Selain materi tersebut di atas, pembahasan materi Raker akan dibahas melalui Sidang Komisi dan Sidang Plen, dimana rumusan Hasil Sidang Pleno dimaksud akan disampaikan sebelum acara dan Penutupan Rapat Kerja Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Tahun 2017.

---------------------------
perusahaan jasa freight forwarding dan shipping di indonesia - quantum indonesia

Wednesday, May 17, 2017

Rencana Pembangunan Terminal 4 di Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng Mulai Disiapkan Target 90 Juta Penumpang Per Tahun

Rencana Pembangunan Terminal 4 di Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng Mulai Disiapkan Target 90 Juta Penumpang Per Tahun

Operator 13 bandara di Indonesia barat, PT Angkasa Pura II, mulai menyiapkan rencana pembangunan Terminal 4 di Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng guna mengejar target kapasitas terminal mencapai 90 juta penumpang per tahun.

Kepala Project Management Unit Bandara Soekarno-Hatta PT Angkasa Pura (AP) II Agung Sedayu mengatakan perseroan saat ini tengah melakukan proses perencanaan detail bangunan (detail engineering design/DED) Terminal IV.

“Kami lagi proses DED. Sekarang, waktunya sedang kami coba sinkronkan, jadi belum bisa dipastikan, namun yang pasti segera dibangun. Terminal ini kelanjutan dari Terminal 3 yang sekarang,” katanya Kamis (11/05).

Agung menjelaskan AP II tidak ingin lagi ketinggalan seperti pada tahun-tahun sebelumnya, di mana pertumbuhan penumpang pesawat yang menggunakan Bandara Soekarno-Hatta tidak diimbangi dengan peningkatan kapasitas yang memadai.

Rencananya, kapasitas Terminal 4 akan mencapai 25 juta penumpang per tahun. Seiring dengan revitalisasi Terminal 1 dan Terminal 2, total kapasitas Bandara Soekarno-Hatta bakal mencapai 90 juta penumpang per tahun.


“Kami tidak mau telat lagi seperti yang lalu-lalu. Kami sudah kapasitasnya 60 juta, sementara kapasitas terpasang baru 22 juta. Kami akan antisipasi itu agar tidak terjadi lagi lag capacity. Yang kami bangun hanya memenuhi apa yang sudah ada,” tuturnya.

Untuk diketahui, Bandara Soekarno-Hatta telah melayani 58,12 juta penumpang sepanjang 2016, tumbuh 7% dibandingkan dengan realisasi pada tahun sebelumnya 54,29 juta penumpang.

Sementara itu, Ketua Penerbangan Berjadwal Indonesia National Air Carriers Association (INACA) Bayu Sutanto mengapresiasi upaya AP II yang terus mempercepat pembangunan infrastruktur bandara.

“Kuncinya memang harus membangun lebih banyak supaya tidak stuck. Kalau pertumbuhan penumpang misalnya 10%, kapasitas bandara harus ditingkatkan lebih banyak, misalnya 15%,” ujarnya.

baca juga:


Bayu menilai percepatan pengembangan infrastruktur memang harus ditempuh pemerintah mengingat kondisi infrastruktur saat ini, khususnya pada transportasi udara yang masih tertinggal dibandingkan dengan laju permintaan.

Sekadar informasi, AP II menargetkan terminal baru di lima bandara yang dikelola perseroan dapat beroperasi pada 2017 guna mendukung pengembangan pariwisata nasional dan ekspansi bisnis perseroan.

Kelima bandara tersebut yakni Husein Sastranegara Bandung, Depati Amir Pangkalpinang, Silangit Tapanuli Utara, Supadio Pontianak, dan Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng.

-------------------------------

international air freight forwarding in jakarta indonesia - quantum indonesia

Tuesday, May 16, 2017

Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan Yakin Indonesia Memiliki 100 Pelabuhan Feeder

Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan Yakin Indonesia Memiliki 100 Pelabuhan Feeder

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan optimistis Indonesia akan memiliki lima pelabuhan laut dalam dan 100 pelabuhan feeder.

Hal itu diungkapan Menko Luhut dalam pembukaan The 30th IAPH World Ports Conference 2017, di Bali. Dia mengatakan ekonomi maritim Indonesia mengalami peningkatan hingga US$1,33 triliun per tahun.

Menko Luhut menambahkan hingga saat ini, pihaknya hanya memanfaatkan sekitar 10%-15% dari IT, sementara sisanya dari laut.

Dia pun menegaskan Indonesia memerlukan ilmu pengetahuan, teknologi, dan praktek bisnis yang baik untuk menghasilkan potensi maritim yang maksimal.


Oleh sebab itu hal ini telah tertuang dalam beleid Pepres Nomor 16 tahun 2017 tentang Kebijakan Kelautan Indonesia.

“Dalam Pepres tersebut, ada lima pilar yang dijelaskan. Yaitu, tentang kedaulatan maritim, perlindungan sosial untuk masyarakat pesisir, pertumbuhan ekonomi dan industri maritim, pengembangan sumber daya laut, dan pengembangan sumber daya manusia,” jelasnya melalui siaran pers yang diterima Bisnis pada Jumat (12/5/2017).

baca juga:

Guna memberikan manfaat dari kondisi tersebut maka pemerintah akan membangun pelabuhan-pelabuhan yang baik dengan manajemen yang efisien.

“Dalam hal ini memang masih kurang, tetapi sejak beberapa tahun lalu, kita telah memiliki rencana untuk membangun lima pelabuhan laut dalam atau deep sea, dan lebih dari 100 pelabuhan feeder di seluruh Indonesia,” ujarnya.

-------------------------

international sea freight forwarding in indonesia - quantum indonesia

Monday, May 15, 2017

Dalam 20 Tahun Ke Depan Maskapai Penerbangan China Butuh 6.810 Pesawat Baru

Dalam 20 Tahun Ke Depan Maskapai Penerbangan China Butuh 6.810 Pesawat Baru

BUMN produsen pesawat China, Commercial Aircraft Corporation of China (Comac), sukses menerbangkan pesawat pesawat berbodi besar sipil jenis C919. Pesawat yang memiliki 168 kursi digadang-gadang akan menjadi pesaing 2 pabrikan pesawat raksasa, Airbus dan Boeing.

'Swasembada' pesawat jumbo dilakukan sebagai ambisi China menyaingi dominasi 2 pabrikan raksasa pesawat saat ini, Aibus dan Boeing. Secara ukuran, C919 juga dibuat dengan 168 kursi atau hampir sama dengan 2 pesawat keluaran 2 produsen pesawat itu yakni Airbus 320 dan Boeing 737-800.

Maskapai China yang saat ini berjumlah 55 perusahaan ini, menurut laporan Boeing, diperkirakan akan menghabiskan belanja lebih dari US$ 1 triliun untuk membeli 6.810 armada pesawat baru dalam 20 tahun mendatang.

Randy Tinseth, Marketing Executive Boeing Commercial Airplanes, memprediksi pertumbuhan penumpang sampai 20 tahun ke depan sebesar 6,4%.


"Pertumbuhan kelas menengah dan kebijakan visa memberi kita alasan bahwa ada masa depan sangat cerah bagi pasar penerbangan jarak jauh," kata Randy sebagaimana dikutip dari CNNMoney, Minggu (7/5/2017).

Boeing memperkirakan, sebanyak tiga perempat pengiriman pesawat baru adalah pesawat dengan tipe satu lorong yang mampu membawa penumpang dari 90 hingga 230 orang. Pesawat jenis yang lumrah digunakan untuk perjalanan bisnis dan liburan.

Selain itu, permintaan pesawat jenis bodi besar (widebody) juga akan mengalami lonjakan. Dengan hitungan sebanyak 1.560 pesawat baru jenis ini akan membantu melipatgandakan armada maskapai di Negeri Panda itu dalam 20 tahun mendatang. Kategori ini termasuk jenis seperti Boeing 787 Dreamliner dan 777 Line.

baca juga:

Boeing selama ini memainkan peran penting dalam infrastruktur industri penerbangan di China. Selain itu, pembuat pesawat yang bermarkas di Chicago ini memperkirakan mereka berkontribusi sekitar US$ 1 triliun pada ekonomi China lewat usaha patungan atau pembelian dari pemasok negara itu.

Pada tahun 2015, Boeing memprediksi maskapai-maskapai China akan menghabiskan US$ 950 juta selama 20 tahun.

international freight forwarding in indonesia - quantum indonesia translogistics

Sunday, May 14, 2017

Bak Buah Simalakama, Pemeriksaan Kargo Dan Pos Di Bandara Oleh Agen Inspeksi Atau Regulated Agent

Bak Buah Simalakama, Pemeriksaan Kargo Dan Pos Di Bandara Oleh Agen Inspeksi Atau Regulated Agent

Keinginan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk mencari solusi terbaik atas penolakan agen inspeksi, ibarat buah simalakama. Dimakan bapak mati, tak dimakan ibu mati.

Perdebatan atas keberadaan pemeriksaan kargo dan pos di bandara oleh agen inspeksi atau regulated agent (RA) sejatinya muncul bahkan sejak 2011. Pada tahun itu, Kementerian Perhubungan merilis Peraturan Dirjen Perhubungan Udara No.SKEP 255/IV/2011 tentang Pemeriksaan Kargo dan Pos yang Diangkut Pesawat Udara.

Regulasi tersebut membuka jalan bagi perusahaan swasta untuk menjadi agen inspeksi pemeriksa barang kiriman sebelum naik ke pesawat udara.

Saat itu, baru ada tiga perusahaan yang diberi izin yakni PT Ghita Avia Trans, PT Duta Angkasa Prima Kargo dan PT Fajar Anugrah Semesta.

Kini, tercatat ada 19 perusahaan yang berfungsi sebagai agen inspeksi dan tergabung dalam Asosiasi Perusahaan Pemeriksa Kargo dan Pos Indonesia (Appkindo).

Sejak agen inspeksi diberlakukan, perusahaan pengiriman ekspres mulai melancarkan protes akibat terbebani biaya tinggi pemeriksaan kargo serta kian lambatnya proses pengiriman barang.

Perusahaan pengiriman yang tergabung dalam Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) membeberkan lonjakan biaya logistik akibat munculnya agen inspeksi.

Wakil Ketua Umum DPP Asperindo Budi Paryanto mengatakan bahwa awalnya biaya agen inspeksi hanya Rp350 per kilogram, yang kemudian naik lagi menjadi Rp550 per kilogram.

Dia melanjutkan Peraturan Menteri Perhubungan No. 32/2015 tentang Pengamanan Kargo dan Pos serta Rantai Pasok tidak menetapkan tarif batas atas, melainkan hanya tarif batas bawah.

“Ini tidak sejalan dengan keinginan pemerintah yang katanya ingin menurunkan biaya logistik,” katanya belum lama ini.

Hal yang sama juga dikeluhkan Asosiasi Forwarder dan Logistik Indonesia (ALFI). Ketua Umum DPP ALFI Yukki Nugrahawan Hanafi mengatakan bahwa pemeriksaan kargo dan pos oleh pihak swasta selama ini tak berjalan efektif. Dia menyatakan masih sering ditemukan barang yang dilarang masuk pesawat.

Oleh karena itu, Yukki meminta harus ada penindakan dan kejelasan siapa yang bertanggung jawab jika terjadi pelanggaran seperti lolosnya barang yang dilarang masuk ke pesawat. Agen inspeksi swasta juga dituding hanya mengejar keuntungan semata dan mengabaikan pelayanan.

Tudingan negatif terhadap agen inspeksi ditolak mentah-mentah oleh Appkindo.

Ketua Umum Appkindo Adrianto Soejarwo menuturkan perusahaan pengiriman barang sudah barang tentu mengeluh akibat keberadaan agen inspeksi. Alasannya, perusahaan pengiriman ekspres tak bisa lagi mengirim barang seenaknya sejak agen inspeksi beroperasi.

“Barang-barang terlarang yang dulu bisa lolos sekarang tidak bisa lagi. Prosedur kami lebih ketat,” tuturnya kepada Bisnis.

Menurutnya, anggota Appkindo berulang kali menemukan paket kiriman berisi narkoba sejenis ekstasi dan ganja. Adrian bahkan menyatakan anak buahnya beberapa kali sempat akan disogok oleh agen pengiriman barang.

Terkait dengan biaya yang dikeluhkan perusahaan jasa pengiriman, dia mengatakan pihaknya tidak akan serta merta menaikkan biaya tanpa dasar yang jelas. Biaya tersebut wajar mengingat alat pemeriksaan yang mereka pakai tergolong canggih.

Dia mencontohkan satu mesin X-Ray harganya sekitar US$450.000, sedangkan setiap agen inspeksi minimal harus punya dua unit mesin X-Ray sebagaimana instruksi Kementerian Perhubungan.

Selain itu, agen inspeksi juga harus menyewa lahan di bandara dengan kontrak 2 tahun dan membangun gudang sendiri.


MENCARI SOLUSI

Kementerian Perhubungan bukannya tinggal diam. Menhub Budi Karya Sumadi bahkan sampai harus melakukan inspeksi mendadak ke beberapa operator agen inspeksi di lingkungan Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng pada tahun lalu. Namun, Menhub menjelaskan masalah agen inspeksi merupakan persoalan yang kompleks.

Di satu sisi, dia banyak menerima aduan dari pelaku usaha yang merasa dirugikan oleh agen inspeksi. Pada sisi lain, operator agen inspeksi swasta tidak bisa serta merta dibubarkan mengingat investasi yang sudah digelontorkan amat besar. Agen inspeksi juga punya landasan hukum yang kuat.

Sekadar informasi, untuk membuka usaha agen inspeksi modal minimal yang harus tersedia adalah Rp25 miliar sesuai Permenhub No. 23/2015.

Oleh karena itu, Budi Karya akan mengkaji untung dan rugi dari keberadaan agen inspeksi tersebut. Dengan kajian itu, dia berharap bisa dicarikan solusi terbaik untuk masalah yang melingkupi agen inspeksi.

“Kita lihat dulu banyak manfaat atau masalahnya. Kalau banyak manfaatnya kita pertimbangkan, tetapi kalau banyak masalahnya akan kita selesaikan dengan cara-cara tertentu,”katanya.

baca juga:



Hal senada diungkapkan oleh Yukki. Dia meminta pemerintah segera mencarikan jalan keluar yang terbaik bagi operator agen inspeksi. Menurutnya, hal tersebut tidak sulit asalkan semua pihak mendapatkan kepastian harga yang dapat dipertanggungjawabkan. Semoga!

-------------------------

international freight forwarding in soekarno hatta airport jakarta indonesia - quantum indonesia

Saturday, May 13, 2017

Progres Megaproyek Makassar New Port di Sulawesi Selatan Mencapai Sekitar 40 Per Sen

Progres Megaproyek Makassar New Port di Sulawesi Selatan Mencapai Sekitar 40 Per Sen

Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo mengemukakan progres pengerjaan megaproyek Makassar New Port di Sulawesi Selatan, telah mencapai sekitar 40%.

Makassar New Port merupakan salah satu infrastruktur pelabuhan yang dibangun PT Pelindo IV dan masuk dalam daftar Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional. Proyek ini bakal menjadi bagian dari program tol laut yang digaungkan Presiden Joko Widodo.

Syahrul Yasin mengatakan hingga saat ini tidak ada kendala dalam pengerjaan proyek tersebut, termasuk tidak adanya lagi masalah pembebasan lahan.

"Sekarang kita sudah masuk ke 40% untuk new port. Tiga agenda utama di New Port itu bisa diselesaikan dengan baik," katanya seusai rapat terbatas di Kantor Kepresidenan di Jakarta pada Selasa (2/5/2017).

Menurut Syahrul Yasin, pembangunan Makassar New Port juga tidak terbatas pada pelabuhannya saja, melainkan juga infrastruktur pendukung seperti jalur kereta api dan jalan tol.


Dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo, Gubernur Sulsel mengatakan pengerjaan setiap infrastruktur sudah dibagi-bagi antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Pelindo.

"[Arahan Presiden] Ini harus lanjut, harus dioptimalkan. Jangan tunggu terlalu lama dan kalau ada apa-apa dibicarakan. Ini jadi prioritas," tuturnya.

baca juga:


Pengerjaan proyek Makassar New Port tahap pertama dibagi dalam tiga paket pengerjaan, yaitu Paket A, B, dan dengan total alokasi anggaran Rp1,8 triliun (industridotbisnisdotcom).

----------------------
international freight forwarding in makassar sulawesi selatan - quantum indonesia

Friday, May 12, 2017

Untuk Memperkuat Sektor Transportasi Laut Indonesia Kemenhub Fokus Tuntaskan 11 Proyek Strategis Nasional

Untuk Memperkuat Sektor Transportasi Laut Indonesia Kemenhub Fokus Tuntaskan 11 Proyek Strategis Nasional

Kementerian Perhubungan berkomitmen mempercepat penyelesaian pembangunan 11 proyek strategis nasional yang selama ini telah disiapkan untuk memperkuat sektor transportasi laut Indonesia.

Sebelas Proyek Strategis Nasional itu yakni Pelabuhan Kuala Tanjung, Pelabuhan Bitung, Pelabuhan KEK Maloy, inland waterways di Cikarang, Pelabuhan Patimban, Pelabuhan Sorong, Pelabuhan Kalibaru, Pelabuhan Makassar New Port, Pelabuhan Palu, Terminal Kijing, dan Pelabuhan Kupang.

"Ada 11 proyek strategis nasional yang sedang kita fokuskan penuntasannya," tutur Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, di sela Rapat Koordinasi Nasional Bidang Kemaritiman 2017, Kamis (4/5).

Budi Karya menerangkan bahwa di antara 11 proyek strategis nasional tersebut, penyelesaian pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung menjadi yang terdekat. Pasalnya, pengerjaan fisik tahap pertamanya diproyeksikan bakal selesai Agustus tahun ini.

Kemudian, pada tahap berikutnya, direncanakan pengelolaannya akan melibatkan swasta asing untuk turut membangun dan mengelola pelabuhan ini.

"Secara spesifik saya sampaikan Pelabuhan Kuala Tanjung akan beroperasi pada Agustus di tahap pertama dan tahap kedua kita memang sedang bicara dengan Port of Rotterdam dan Dubai untuk turut membangun dan mengelola,” ujar

Menurutnya keikutsertaan pihak asing tersebut juga telah sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk menjalin kerjasama dengan beberapa operator yang berkapasitas internasional, agar fungsi internasional HUB bisa lebih baik.

Sementara itu, terkait Pelabuhan Bitung, Menhub mengatakan bahwa saat ini sudah ada Kapal Ro-Ro rute Bitung - Davao yang diresmikan akhir April 2017 (30/4) oleh Presiden Joko Widodo dan Presiden Filipina Rodrigo Duterte.

Saat ini jadwal Ro-Ro tersebut 2 minggu sekali dan di harapkan ke depan menjadi reguler 1 (satu) minggu sekali.

Menurutnya hal tersebut merupakan titik yang baik untuk menghubungkan wilayah ASEAN. "Ke depan akan dihubungkan pula Indonesia dengan Malaysia, dan Thailand," ujarnya.

Pihaknya mengaku sudah melakukan pembicaraann dengan  Gubernur Sulawesi Utara bahwa untuk muatan balik kapal Ro-Ro tersebut, sudah semen yang siap diekspor ke Filipina.

Sementara itu, terkait dengan dwelling time, Menhub mengklaim telah dapat mengurangi waktu di pelabuhan maupun biaya pelayanan di beberapa pelabuhan.

“Dwelling time sudah 3 hari dan tadi Bapak Presiden minta agar menjadi 2 hari. Kita juga lakukan efisiensi biaya di sana. Contoh, di Samarinda, cost yang selama ini kontainer Rp180 ribu bisa kita tekan jadi Rp18 ribu. Dibanyak pelabuhan bisa kita terapkan,” ucapnya.


Acara Rapat Koordinasi Nasional Bidang Kemaritiman 2017 yang dibuka oleh Presiden Joko Widodo dan dihadiri sejumlah Menteri Kabinet Kerja serta pimpinan tinggi instansi/lembaga negara.

Pada kesempatan itu Presiden Joko Widodo mengatakan pemerintah Indonesia akan terus melakukan terobosan dalam mengejar ketertinggalan dari negara lain.

Selain itu potensi Negara juga akan dibangkitkan agar dapat dimanfaatkan oleh rakyat. Sementara, menyinggung soal tol laut, Presiden Jokowi menyebut telah berhasil menurunkan harga 20-25% di Indonesia Timur.

“Di bidang infrastruktur maritim, ada tol laut dan berkaitan dengan pelabuhan. Terutama Indonesia Timur, turunnya harga 20-25%, saya rasa penurunan cukup tinggi. Tapi bila rute dan trayek semakin banyak, kita meyakini turunnya harga semakin baik lagi,” ucapnya.

Selain tol laut, Jokowi menambahkan dengan adanya kapal berkapasitas hingga 10.000 TEUs yang telah berhasil bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok sekitar dua minggu lalu akan berdampak pada penurunan biaya logistik dan transportasi.

Senada dengan Presiden Jokowi, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan program tol laut telah berhasil menekan disparitas harga hingga 25%,

baca juga:

"Kami sudah bangun 30 titik logistik di Timur dan Barat agar kesenjangan tidak terlalu besar. Harga di Indonesia Timur, kami ambil sampling misalnya antara Surabaya dengan daerah terpencil di Indonesia Timur, sekitar 20-25% harga sudah turun," kata Menko Luhut.

Nantinya kata Luhut, rute dan trayek kapal akan diperbanyak, sehingga dapat lebih maksimal dalam menurunkan disparitas harga hingga 50% pada 1-2 tahun mendatang.

---------------------
international freight forwarding in indonesia - quantum indonesia

Thursday, May 11, 2017

Tol Laut Akan Tekan Biaya Logistik 25 Per Sen Di Indonesia Timur

Tol Laut Akan Tekan Biaya Logistik 25 Per Sen Di Indonesia Timur

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan ketersediaan tol laut, seperti pelabuhan berhasil menekan biaya logistik hingga 25 persen di kawasan Indonesia Timur.

“Berkaitan dengan tol laut, yang terkait pelabuhan, terutama di Indonesia bagian timur sudah dirasakan masyarakat. Turunnya harga 20 persen-25 persen, itu penurunan yang cukup tinggi,” kata Presiden Jokowi saat membuka Rakornas Bidang Kemaritiman di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Kamis (4/5/2017).

Pada rakornas yang dihadiri jajaran menteri, gubernur, wali kota, dan bupati se-Indonesia, Jokowi menegaskan kembali visi Indonesia untuk menjadi poros maritim dunia. Presiden optimistis apabila rute dan trayek perjalanan kapal semakin banyak, harga kebutuhan pokok di Indonesia Timur juga bakal menurun.


Selain itu, kata Presiden, ketersediaan infrastruktur pelabuhan besar seperti Pelabuhan Tanjung Priok telah mengundang daya tarik kapal-kapal kontainer berukuran raksasa untuk berlabuh di situ.

Pada 9 April lalu, sebuah kapal kargo raksasa berkapasitas 8.500 TEUs, Compagnie Maritime d'Affretement-Compagnie Generali Maritime (CMA-CGM), bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok. CMA-CGM menjadi kapal pengangkut kontainer raksasa pertama yang bersandar di pelabuhan di Indonesia.

Pelabuhan New Priok, yang baru dibangun juga dapat menampung kapal raksasa dengan daya angkut kontainer 13.000 TEUs. “Artinya, nanti juga akan ada penurunan biaya logistik, dan transportasi, karena kita sudah tidak usah transit ke negara lain. Langsung masuk ke negara tujuan,” katanya.

baca juga:


Dikatakan, penurunan biaya logistik juga bakal terjadi apabila dilakukan konsolidasi antarpelabuhan. Hal ini akan memacu semakin banyak kapal yang merapat di berbagai pelabuhan di Indonesia. “Bisa kita lakukan dengan baik, kapal besar akan semakin banyak yang merapat di pelabuhan kita, karena kapasitas yang diangkut betul-betul sudah ada,” katanya.

-----------------------------

perusahaan logistik terbaik di indonesia - quantum indonesia


Wednesday, May 10, 2017

Pelabuhan Kuala Tanjung Kabupaten Batubara Sumatra Utara Bisa Rampung Tahun Ini.

Pelabuhan Kuala Tanjung Kabupaten Batubara Sumatra Utara Bisa Rampung Tahun Ini.

Presiden Joko Widodo optimistis Pelabuhan Kuala Tanjung di Sumatra Utara bisa rampung tahun ini.

Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman memastikan di Pelabuhan Kuala Tanjung, Kabupaten Batubara, Sumatra Utara, akan ada feeder boat.

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan saat ini pengerjaan feeder boat sedang dalam proses. Tujuannya adalah mengoptimalisasi layanan di Kuala Tanjung sebagai hub internasional.

"Di Kuala Tanjung, feeder boat sedang kita kerjakan. Dan itu sekarang dalam proses yang jalan," ujar Menko Luhut pada Rakornas Kemaritiman di TMII, Kamis (4/5/2017).

Sementara itu, Kementerian Perhubungan sebelumnya juga telah menyiapkan rencana trayek pelayaran internasional dari Pelabuhan Kuala Tanjung menuju Pelabuhan Bitung. Hal ini menyusul suksesnya pelayaran perdana Davao–Bitung awal bulan ini.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan rencana itu sesuai dengan misi Kemenhub mewujudkan Bitung dan Kuala Tanjung sebagai pelabuhan hub internasional.

“Setelah Davao-Bitung baru dibuka selanjutnya Kuala Tanjung juga,” ujarnya seusai membuka Rapat Kerja Direktorat Perhubungan Laut 2017 di Jakarta, Rabu (3/5) lalu.

Dia optimistis pelayaran perdana dari dan menuju Pelabuhan Kuala Tanjung bisa terwujud pada tahun ini


“Kalau Kuala Tanjung kita harapkan pada Agustus atau September tahun ini buka,” katanya.

Menurut Presiden Joko Widodo, pelabuhan ini perlu dikebut penyelesaiannya agar Indonesia dapat mengejar ketertinggalan di bidang transportasi laut dengan negara lainnya.

"Kemungkinan besar pelabuhan Kuala Tanjung ini akan dikerjasamakan antara Pelindo, Rotterdam Port, dan juga untuk logistiknya dengan Dubai Port. Gabungan-gabungan seperti itu akan menjadikan kekuatan kita besar," ungkapnya.

Di hadapan para peserta Rapat Koordinasi Maritim di Taman Mini Indonesia Kamis (4/5/2017) kemarin Presiden mengingatkan seluruh masyarakat untuk meninggalkan rutinitas dan pola-pola lama dalam bekerja.

Presiden Joko Widodo juga meminta agar jajarannya berfokus pada industri kemaritiman seperti galangan kapal, jasa pelayaran, dan juga hilirisasi industri.

Dia mengatakan bahwa potensi ekonomi di sektor kelautan dan perikanan ini USD1,33 triliun atau setara dengan Rp19 ribu triliun lebih. Ini sebuah potensi yang sangat besar.

baca juga:

Namun apabila pengelolaannya hanya rutinitas, monoton, dan tidak melakukan terobosan-terobosan, maka jangan diharapkan bahwa angka ini bisa dimiliki oleh Indonesia.

“10% saja sudah bagus apalagi masuk ke 19 sampai 20 puluh ribu. Ini sebuah pekerjaan besar," sambungnya (industridotbisnisdotcom).

------------------------
international freight forwarding in medan indonesia - quantum indonesia

Tuesday, May 9, 2017

Luar Biasa Pesawat Penumpang Buatan China Terbang Perdana Menjadi Saingan Airbus Dan Boeing

Luar Biasa Pesawat Penumpang Buatan China Terbang Perdana Menjadi Saingan Airbus dan Boeing

Pesawat penumpang buatan China, C919, mengudara pada Jumat (5/5/17) waktu setempat setelah sempat tertunda sekian lama. Hal itu menjadi langkah awal Negeri Panda memasuki pasar penerbangan global dan menggenjot produksi manufaktur berteknologi tinggi.

Setelah 80 menit berada di udara, pesawat ini sukses mendarat dengan membawa 5 kru penerbangan. Pilot yang bertugas adalah Cai Juni, yang menyatakan penerbangan sangat memuaskan.

C919 dibuat oleh BUMN produsen pesawat China, yaitu Commercial Aircraft Corporation of China (COMAC). Sudah hampir dari satu dekade, China berjuang mengurangi ketergantungannya kepada pesawat buatan Airbus dan Boeing.

Dilansir dari AFP, Jumat (5/5/2017), pesawat ini memberikan terobosan yang besar bagi China. Pesawat ini terbang di ketinggian 3.000 meter, lebih rendah 7.000 meter dari ketinggian penerbangan reguler. Kecepatan pesawat di udara lebih dari 300 km/jam.

Proyek pesawat ini sudah mundur sejak tahun lalu. Penerbangan ini menunjukkan betapa besarnya ambisi China untuk membuat pesawat sipil sendiri. China telah membangun pesawat sipil sendiri sejak 1970an, namun tidak pernah berhasil untuk mengudara secara komersial.


Salah seorang saksi mata penerbangan perdana C919, Wang Mingfeng, 42 tahun, mengungkapkan rasa bahagianya. Dia meyakini tak lama lagi pesawat jet itu dapat bersaing dengan Boeing dan Airbus.

“Melihat C919 lepas landas ke udara membuat saya sedikit emosional. Momen ini telah kami [China] nantikan sejak lama,” ujar Wang.

Presiden China, Xi Jinping, langsung turun tangan untuk mendorong proyek baru ini. Xi mendorong percepatan konstruksi pesawat ini, dan ingin memberikan konstribusi baru untuk oengembangan industri pesawat dunia.

Selama ini, China menjadi pasar pertarungan antara Airbus dan Boeing. Kedua produsen pesawat ini memperkirakan, maskapai penerbangan China membutuhkan 6.000-6.800 pesawat baru dengan nilai US$ 1 triliun.

Pesawat bermesin ganda ini memiliki kapasitas 168 kursi. Daya jelajah mencapai 5.555 km, dan telah mendapatkan 570 pesanan. Sejauh ini COMAC telah menguji terbang dua pesawat buatannya, dan menargetkan ada empat pesawat lagi hingga 2019.

baca juga:



COMAC yang berbasis di Shanghai ini menargetkan, dalam tiga tahun ke depan, C919 dan ARJ21 yang merupakan pesawat dengan kapasitas 90 kursi, untuk mendapat sertifikat terbang secara internasional.

------------------------------
international freigh forwarding in indonesia - quantum indonesia translogistics



Monday, May 8, 2017

Sebelumnya Harus Memutar Ke Jakarta Dan Singapura, Kini Bitung Dan Davao Telah Terhubung Via Laut

Sebelumnya Harus Memutar Ke Jakarta Dan Singapura, Kini Bitung Dan Davao Telah Terhubung Via Laut

Bunyi peluit berdentang berkali-kali. Sejurus kemudian, sebuah kapal dengan lambung berwarna biru bersandar secara perlahan di dermaga Pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara. Kapal bernama Super Shuttle RoRo 12 itu baru saja menjelajah Laut Sulawesi dari Davao. Kapal itu dilepas secara resmi oleh Presiden Joko Widodo dan Presiden Rodrigo Duterte 30 April 2017.

Pembukaan rute Davao-Bitung seakan menjadi pelepas dahaga karena ekspor Sulawesi Utara selama ini justru dilakukan memutar, lewat Jakarta lalu singgah ke Singapura sebelum melawat ke Manila hingga akhirnya ke Davao. Total ekspor Sulut ke Filipina tahun lalu mencapai US$ 23,82 juta.

Kementerian Perhubungan mengestimasi, waktu tempuh rute Davao-General Santos-Tahuna-Bitung hanya mencapai delapan hari dengan ongkos US$ 550 per TEUs (Twenty-foot Equivalent Unit). Waktu dan biaya ini jauh lebih irit dibandingkan dengan jalur konvensional Bitung ke Manila yang mencapai lima minggu dengan ongkos US$ 2.000 per TEUs.

Dirjen Perhubungan Laut, Tonny Budiono menyebut pelayaran perdana kapal Super Shuttle RoRo 12 merupakan realisasi dari Deklarasi Bersama tentang Konektivitas Laut Indonesia - Filipina yang dilakukan pada 28 April 2017.

Untuk diketahui, Rute Bitung-Davao City merupakan bagian dari Master Plan Konektivitas ASEAN dan cetak biru dari The East Asean Growth Area yang sudah dirintis sejak 1994. Inisiatif ini melibatkan empat negara ASEAN, yakni Indonesia, Brunei, Malaysia, dan Filipina.

Dia mengimbuhkan, rute Davao-Bitung juga bakal membuka kesempatan bagi pengusaha di dua negara untuk melakukan ekspansi bisnis.

Saat ini, kapal Super Shuttle RoRo 12 bakal melayani rut Davao-General Santos-Bitung satu kali dalam dua pekan. Namun, frekuensi pelayaran diharapkan bisa berlangsung satu kali dalam sepekan seiring kenaikan permintaan.

"Ini kapal RoRo terbesar yang bersandar di Bitung. Mudah-mudahan juga bisa menarik investasi selain meningkatkan perdagangan," ujarnya saat upacara penyambutan kapal di Pelabuhan Bitung, Selasa (2/5/2017).


Wakil Ketua Umum Kadin Sulawesi Utara, Daniel Singal Pesik mengatakan rute kapal roro tujuan Davao menjadi kesempatan bagi pengusaha di Kawasan Indonesia Timur melancarkan ekspansi tanpa perlu merogoh kocek terlalu dalam.

"Kami akan segera buat sosialisasi tanggal 4 nanti terkait peluang ekspor berkat adanya rute ini," ujarnya kepada Bisnis.

Daniel menilai pembukaan rute Davao-Bitung bakal membantu pengusaha di segmen mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melakukan ekspansi ke pasar luar negeri dengan biaya lebih murah.

Dia menggambarkan, pengusaha kopra di Sangihe bisa mengirim kopra cukup satu kontainer atau 14 ton. Sebelumnya, untuk mengangkut kopra ke Filipina, pengusaha harus mengumpulkan kopra sebanyak 1.000 ton.

Daniel menuturkan, pengusaha di Kawasan Timur Indonesia bisa memanfaatkan Davao sebagai batu loncatan untuk menjangkau pasar yang lebih luas di Asia Timur. Impor barang-barang modal dari Asia Timur juga dinilai lebih efisien dilakukan melalui Davao.

Doso Agung, Direktur Utama PT Pelindo IV (Persero) mengatakan pihaknya sudah melakukan penjajakan dengan PT Semen Tonasa yang berminat menjual semen Filipina. Muatan semen menurut Doso berpotensi memenuhi kapasitas kapal Super Shuttle RoRo 12 yang mencapai 500 TEUs.

"Saat ini juga kami layani ekspor kelapa 100 kontainer per minggu dari Pentoloan (Palu) bisa kami pindahkan kapalnya ke Bitung," jelas Doso.

Bagi Filipina, pembukaan rute Davao-Bitung juga menjadi jalan meraih peluang besar di depan mata. Datu Abul Khayr Alonto, Chairman Mindanao Development Authority (MinDA) mengatakan rute tersebut sangat penting untuk memperkuat hubungan dagang Indonesia-Filipina dan menggapai salah satu cita-cita dari East Asean Growht Area di bidang agribisnis, partiwisata, dan pendidikan.

baca juga:


"Kami memanggil segenap pelaku usaha untuk berpartisipasi dalam inisiatif ini dan mengambil kesempatan dan manfaat dari rute yang telah dibuka," ujarnya dalam keterangan tertulis.

Jadi, bila Laut Sulawesi yang selama ini jadi rintangan Sulawesi Utara dan Mindanao, barangkali dengan adanya kapal RoRo Bitung - Davao bisa jadi jembatan untuk menggarap cuan lebih banyak (industridotbisnisdotcom).

-------------------

international freight forwarding in bitung north sulawesi indonesia - quantum indonesia

Sunday, May 7, 2017

PT PAL Sukses Ekspor Kapal Perang SSV Kedua Pesanan Filipina

PT PAL Sukses Ekspor Kapal Perang SSV Kedua Pesanan Filipina

PT PAL Indonesia (Persero) melepas kapal strategic sealift vessel (SSV) yang dipesan oleh Kementerian Pertahanan Filipina pada Selasa (2/5/2017).

Kapal SSV tersebut merupakan pesanan kedua dari total dua unit. Kapal ini dilepas oleh Menteri Pertahanan Ryamizard Ryaccudu didampingi wakil menteri Pertahanan bidang Kebijakan Pertahanan Filipina Ricardo David Jr. di Dermaga Divisi Kapal Niaga PAL.

Kapal SSV yang telah diluncurkan pada 29 September 2016 ini telah melalui serangkaian uji coba dan pengetesan dan siap untuk diserahkan ke Kementerian Pertahanan Filipina. Kapal ini memiliki panjang 123 meter dan lebar 21 meter, serta diproduksi atas hasil lelang internasional yang diadakan Kementerian Pertahanan Filipina pada 2014 silam.

Kapal pertama telah dilepas pada 8 Mei 2016 oleh Wakil presiden Jusuf Kalla dan telah digunakan untuk operasi militer dalam penanggulangan ganguan keamanan dan ketentraman di wilayah territorial Filipina.

Kapal SSV dapat menampung hingga 621 penumpang dan mampu bertahan di lautan selama 30 hari dengan bobot maksimal 7.200 Ton. Berkecepatan 16 knots dengan mesin pendorong 2 X 2,920 kW, mampu menampung, tank, kendaraan tempur, mobil tumah sakit, hingga kapal patroli dan transporter.

Kapal SSV ini merupakan kapal hasil inovasi dari produksi kapal sebelumnya, Kapal Landing Platform Dock (LPD) alih teknologi dengan Korea.  Dua unit kapal LPD ini banyak digunakan pada Operasi Militer dan kemanusian tingkat Internasional, seperti Penyelamat MV Kudus di Somalia dan Pencarian Korban Air Asia QZ 8501.


Direktur Utama PAL Budiman Saleh mengatakan saat ini perseroan mulai gencar melirik pasar luar negeri dalam memasarkan kapal perang produksinya.                                                                                                          
"Kami melihat ada juga potensi dari Malaysia dan negara-negara Afrika. Kapal perang baru dimulai ke Filipina. Ini milestone sebagai pijakan ke depan," ujarnya.

Budiman menuturkan perseroan bukan kali ini saja melayani permintaan kapal dari luar negeri. Namun, sebelumnya, PAL menggarap pesanan kapal-kapal niaga.

Adapun, untuk memasarkan kapal perang produksi buatan PAL ke luar negeri, perseroan bekerjasama dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut untuk memberikan informasi terkait produk dan kualitas kapal. Hal ini disebabkan industri angkatan laut merupakan komunitas kecil.

"TNI AL punya counterpart luar negeri, mereka akan berbicara satu sama lain tentang keunggulan dan kualitas kapal produksi kami," jelasnya.

Budiman menyebutkan pihak Malaysia telah menyatakan tertarik terhadap kapal Landing Platform Dock (LPD), atau yang mereka sebut Multi-Role Support Vessel (MRSV).

baca juga:


Adapun, kapal produksi PAL Indonesia telah melalui hasil inspeksi dan pengecekan kualitas dari Tim Kualitas dan Tim Klas Llyod Register serta Tim Representasi pemilik kapal.

------------------------------
international freight forwarding in jakarta indonesia - quantum indonesia