Sunday, May 7, 2017

PT PAL Sukses Ekspor Kapal Perang SSV Kedua Pesanan Filipina

PT PAL Sukses Ekspor Kapal Perang SSV Kedua Pesanan Filipina

PT PAL Indonesia (Persero) melepas kapal strategic sealift vessel (SSV) yang dipesan oleh Kementerian Pertahanan Filipina pada Selasa (2/5/2017).

Kapal SSV tersebut merupakan pesanan kedua dari total dua unit. Kapal ini dilepas oleh Menteri Pertahanan Ryamizard Ryaccudu didampingi wakil menteri Pertahanan bidang Kebijakan Pertahanan Filipina Ricardo David Jr. di Dermaga Divisi Kapal Niaga PAL.

Kapal SSV yang telah diluncurkan pada 29 September 2016 ini telah melalui serangkaian uji coba dan pengetesan dan siap untuk diserahkan ke Kementerian Pertahanan Filipina. Kapal ini memiliki panjang 123 meter dan lebar 21 meter, serta diproduksi atas hasil lelang internasional yang diadakan Kementerian Pertahanan Filipina pada 2014 silam.

Kapal pertama telah dilepas pada 8 Mei 2016 oleh Wakil presiden Jusuf Kalla dan telah digunakan untuk operasi militer dalam penanggulangan ganguan keamanan dan ketentraman di wilayah territorial Filipina.

Kapal SSV dapat menampung hingga 621 penumpang dan mampu bertahan di lautan selama 30 hari dengan bobot maksimal 7.200 Ton. Berkecepatan 16 knots dengan mesin pendorong 2 X 2,920 kW, mampu menampung, tank, kendaraan tempur, mobil tumah sakit, hingga kapal patroli dan transporter.

Kapal SSV ini merupakan kapal hasil inovasi dari produksi kapal sebelumnya, Kapal Landing Platform Dock (LPD) alih teknologi dengan Korea.  Dua unit kapal LPD ini banyak digunakan pada Operasi Militer dan kemanusian tingkat Internasional, seperti Penyelamat MV Kudus di Somalia dan Pencarian Korban Air Asia QZ 8501.


Direktur Utama PAL Budiman Saleh mengatakan saat ini perseroan mulai gencar melirik pasar luar negeri dalam memasarkan kapal perang produksinya.                                                                                                          
"Kami melihat ada juga potensi dari Malaysia dan negara-negara Afrika. Kapal perang baru dimulai ke Filipina. Ini milestone sebagai pijakan ke depan," ujarnya.

Budiman menuturkan perseroan bukan kali ini saja melayani permintaan kapal dari luar negeri. Namun, sebelumnya, PAL menggarap pesanan kapal-kapal niaga.

Adapun, untuk memasarkan kapal perang produksi buatan PAL ke luar negeri, perseroan bekerjasama dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut untuk memberikan informasi terkait produk dan kualitas kapal. Hal ini disebabkan industri angkatan laut merupakan komunitas kecil.

"TNI AL punya counterpart luar negeri, mereka akan berbicara satu sama lain tentang keunggulan dan kualitas kapal produksi kami," jelasnya.

Budiman menyebutkan pihak Malaysia telah menyatakan tertarik terhadap kapal Landing Platform Dock (LPD), atau yang mereka sebut Multi-Role Support Vessel (MRSV).

baca juga:


Adapun, kapal produksi PAL Indonesia telah melalui hasil inspeksi dan pengecekan kualitas dari Tim Kualitas dan Tim Klas Llyod Register serta Tim Representasi pemilik kapal.

------------------------------
international freight forwarding in jakarta indonesia - quantum indonesia

Thursday, May 4, 2017

Transaksi Ekspor Sektor Pertanian Indonesia Ke Vietnam Meningkat

Transaksi Ekspor Sektor Pertanian Indonesia Ke Vietnam Meningkat

Sektor pertanian Indonesia kembali menunjukkan kinerja yang positif dengan peningkatan yang signifikan pada transaksi ekspor ke Vietnam. Berdasarkan data yang dirilis oleh KBRI Hanoi, tiga produk pertanian utama yang diekspor ke Vietnam adalah pupuk, pakan ternak dan bahan-bahan pakan ternak, serta kacang mete.

Tercatat hanya untuk bulan Februari 2017 saja, tiga produk tersebut telah mendatangkan devisa bagi Indonesia sebesar US$25.031.364. Nilai ini meningkat hingga 49,9% atau setara US$8.330.607 bila dibandingkan nilai ekspor pada bulan Februari 2016 yang sebesar US$16.700.757.

Pakan ternak masuk dalam kategori produk ekspor Indonesia ke Vietnam yang meningkat secara signifikan. Seperti yang disampaikan oleh Minister Counsellor KBRI Hanoi Suryana Sastradiredja, ekspor pakan ternak dan bahan ternak pada bulan Februari 2017 meningkat hingga 244,3% bila dibandingkan tahun sebelumnya .

"Ekspor pakan ternak ke Vietnam mencapai US$8.375.399. Nilai ini jauh meningkat dibandingkan bulan Februari 2016 yang tercatat hanya US$2.432.313," tulis Sastradiredja dalam rilis KBRI Hanoi seperti dikutip dari rilis Kementan, Jumat (28/4/2017).


Produk pertanian lainnya yang juga meningkat secara signifikan adalah pupuk. Ekspor pupuk Indonesia ke Vietnam pada Februari 2017 sebesar US$9.492.651 atau meningkat 101,74% dibandingkan tahun sebelumnya yang senilai US$4.705.285.

Untuk meningkatkan kerja sama perdagangan antara Indonesia dan Vietnam di semua sektor, selama bulan Maret tahun ini, tim KBRI Hanoi telah menemui perusahaan dan agen perjalanan wisata di Hanoi dan sekitarnya. Salah satu perusahaan yang ditemui oleh KBRI Hanoi adalah perusahaan di bidang ekspor/impor produk pertanian dan perikanan.

baca juga:

Sastradiredja mengharapkan pertemuan tersebut dapat memudahkan pihaknya untuk mendapatkan informasi dan mengidentifikasi kebutuhan dan peluang bisnis. Di samping itu, pertemuan juga diharapkan dapat menghubungkan dengan mitra yang sesuai dengan kualifikasi yang diharapkan para pelaku usaha dari Indonesia dan Vietnam.

------------------------

perusahaan jasa custom clearance ekspor dari indonesia ke vietnam

Wednesday, April 26, 2017

Tepung Kelapa Sangat Diminati Sulut Ekspor Tepung Kelapa Ke Hongkong

Tepung Kelapa Sangat Diminati Sulut Ekspor Tepung Kelapa Ke Hongkong

Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengekspor tepung kelapa ke Hongkong untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan produk tersebut.

"Ternyata tepung kelapa asal Sulut sangat diminati Hongkong tercermin dari permintaan yang semakin tinggi dari waktu ke waktu," kata Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulut Darwin Muksin di Manado, Sabtu.

Dia mengatakan hampir setiap bulan terjadi pengiriman tepung kelapa ke Hongkong dalam jumlah yang tidak sedikit.

Di awal April 2017, katanya, telah diekspor tepung kelapa ke Hongkong sebanyak 12,7 ton dan mampu menghasilkan devisa bagi negara sebesar 23.031 dolar Amerika Serikat (AS).

Ia menjelaskan Hongkong akan menjadi pasar potensial ekspor tepung kelapa asal Sulut karena melihat tren pertumbuhan kinerja ekspor ke negara tersebut cukup tinggi.


Dia menjelaskan pasar Hongkong sangat besar, otomatis jika produk yang dihasilkan berkualitas pasti permintaan semakin meningkat.

Sehingga, pihaknya mengimbau kepada pengekspor Sulut khususnya produk turunan kelapa tersebut, agar meningkatkan kualitas dan kuantitas barang.

baca juga:


"Jika kualitas tepung kelapa Sulut baik maka nilai tambah akan semakin meningkat," jelasnya.

Pemerintah siap fasilitasi dan mencarikan pasar baru bagi semua produk ekspor Sulut.

------------------------------
perusahaan jasa custom clearance di manado sulawesi utara - quantum indonesia

Sunday, April 23, 2017

Sebagai Produk Organik Gula Kelapa Indonesia Sangat Diminati Pelaku Usaha Kuliner Di Inggris

Sebagai Produk Organik Gula Kelapa Indonesia Sangat Diminati Pelaku Usaha Kuliner Di Inggris

Gula kelapa Indonesia mendapat sambutan yang positif dari pelaku usaha kuliner di Inggris setelah mencatatkan transaksi US$2,35 juta dari pameran Natural & Organic Products Europe 2017.

Pameran tersebut digelar di London, Inggris pada 2-3 April 2017. Atase Perdagangan Indonesia di London Nur Rakhman Setyoko mengatakan tingginya transaksi didorong oleh meningkatnya kesadaran masyarakat untuk hidup lebih sehat.

“Koki dan pembuat kue di Inggris mulai melirik gula kelapa sebab gula kelapa merupakan alternatif yang lebih sehat karena diproses secara minimal. Indeks glikemiknya cukup rendah dan sentimennya cukup positif pada fair trade,” ujar dia dalam pernyataan resmi yang diterima Bisnis, Selasa (18/4/2017).

Gula kelapa juga disebut populer di kalangan vegetarian dan vegan. Hal ini dipandang sebagai peluang bagi produk organik dari Indonesia.

Berdasarkan data International Trade Center (ITC) UN COMTRADE, pada 2016 Inggris merupakan importir gula kelapa terbesar keenam dunia dengan nilai impor mencapai US$57,2 juta. Tren pertumbuhan impor tercatat rata-rata 2,6% per tahun selama periode 2012-2016.


“Dengan pendapatan per kapita sebesar US$41.000, pertumbuhan ekonomi 2% pada 2016, dan tingginya permintaan impor gula kelapa organik, potensi pasar Inggris sangat besar untuk gula kelapa organik asal Indonesia,” tutur Nur Rakhman.

Adapun data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan ekspor gula kelapa Indonesia ke Inggris pada tahun lalu sekitar US$657.800 atau meningkat 113,7% dari realisasi tahun sebelumnya. Namun, gula kelapa Tanah Air baru mampu menguasai 0,4% pasar Inggris atau jauh di bawah pangsa pasar gula kelapa Thailand.

baca juga:


Padahal, jika melihat permintaah yang tinggi di Inggris, gula kelapa Indonesia mempunyai potensi ekspor yang lebih besar ke negara itu. Lahan yang luas dan metode tanam organik dinilai dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi gula kelapa organik Indonesia di pasar Inggris.

Kedua faktor tersebut juga dipandang sebagai keunggulan komparatif Indonesia dibandingkan negara-negara Asia lainnya.

---------------------------

perusahaan ekspor impor custom clearance di indonesia - quantum indonesia